October 20, 2020

3 Cara Penanganan Hipotermia Pada Bayi yang Aman

Pernahkah Anda mendengar mengenai hipotermia pada bayi? Sebelum lanjut ke pembahasan, Anda perlu tahu definisi hipotermia. Hipotermia adalah penurunan suhu tubuh hingga suhu terendah. Keadaan ini bisa sangat berbahaya dan mengancam nyawa jika terjadi pada bayi. Sebelum melakukan penanganan hipotermia pada bayi, kenali tanda hipotermia

Ciri Hipotermia Pada Bayi

Ciri-ciri nya antara lain tubuh yang terasa dingin saat disentuh, tubuh lemas dan tidak banyak bergerak, kulit bayi kemerahan, terlihat menggigil karena suhu tubuh yang kurang, hingga hipoksia atau kekurangan oksigen.

Cara Menangani Hipotermia Pada Bayi

Berikut cara mengatasinya.

  • Memakaikan Pakaian Berlapis

Untuk mengembalikan kehangatan pada tubuh bayi, kenakan pakaian berlapis pada tubuh bayi. Pastikan untuk memakaikan pakaian yang hangat dan tebal. Lakukan ini hingga bayi kemudian berkeringat. Saat berkeringat biasanya suhu tubuh bayi telah kembali. Baju yang terbuat dari wol lembut bisa menjadi pilihan untuk menghangatkan tubuh bayi.

  • Membedong Bayi

Cara kedua ialah denhan membedong bayi. Membedong bayi biasanya dilakukan untuk meluruskan postur anak, namun cara ini juga bisa untuk menghangatkan tubuh. Membedong ialah melilit tubuh bayi dengan ketat menggunakan kain jarik. Saat di bedong, kain yang melekat pada bayi akan membantu menaikkan suhu tubuh yang terkena hipotermia hingga normal kembali. Namun perlu diingat jika bayi sudah mengalami hipoksia, cara ini tidak disarankan karena bisa membuat bayi sesak napas.

  • Memeluk dan Mendekap Bayi

Tidak dipungkiri suhu tubuh ibu sangat berpengaruh terhadap suhu tubuh anak. Itulah sebabnya bayi yang baru lahir biasanya akan nyaman saat di dekap ibu. Jika bayi mengalami penurunan suhu, segera lapisi dengan kain hangat lalu gendong dan dekap bayi. Anda bisa menempelkan kulit bayi ke kulit pipi dan leher yang biasanya memiliki suhu hangat. Cara ini sederhana namun bagus untuk bayi yang mengalami hipotermia ringan.

Jika gelaja berlanjut dan pupil pada bayi berubah, bibir berwarna kebiruan, sebaiknya bawa dan konsultasikan ke dokter anak agar bisa segera mendapatkan penanganan hipotermia pada bayi secara profesional.