December 2, 2020

3 Manfaat Madu Untuk Bayi Baru Lahir

 

Bayi Baru Lahir adalah bayi yang berusia 0 sampai 28 hari. Pada masa ini, bayi memiliki sensitivitas yang sangat tinggi terhadap segala hal yang ada di sekitarnya, mulai dari udara, kain, makanan dan lain lain. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian ekstra dari ibu agar bayi terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat membahayakan kesehatannya.

Madu adalah cairan manis berwarna coklat yang berasal dari sari-sari bunga yang diambil dan disimpan oleh lebah madu. Sejak jaman dahulu kala masyarakat sudah mempercayai madu memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan manusia. hingga saat ini, tetap masih banyak dilakukan penelitian-penelitian untuk membuktikan manfaat lain madu bagi manusia. Bahkan, madu sangat baik baik bagi bayi baru lahir, dengan syarat dosis pemberiannya yang tidak berlebihan.

  1. Membantu merawat kesehatan bibir pada bayi. Manfaat madu bagi kesehatan bibir sudah banyak diketahui, khususnya oleh para perempuan yang sedang ingin mendapatkan rahasia kecantikan bibir merah merona alami. Olesi sedikit madu pada kedua bibir bayi secara merata setelah bayi diberi ASI dan hendak tertidur. Pemberian di waktu ini bertujuan agar madu tidak termakan oleh bayi melainkan dibiarkan sedikit meresap ke dalam bibir.
  2. Mengoleskan madu pada bagian permukaan kulit gatal bayi yang digigit nyamuk dapat membantu meredakan gatal dan membantu menghindari kulit dari bekas gigitan serangga.
  3. Sebagai minyak pijat sebelum mandi. Pemijatan pada bayi sangat bagus dilakukan untuk membantu bonding antara ibu dan bayi serta membantu melancarkan peredaran darah pada bayi. Untuk mempermudah proses pemijatan, ibu boleh menggunakan minyak aromaterapi atau menggantinya dengan madu. Penggunaan madu sebagai minyak pijat bayi selain membantu melincinkan gerakan pijat juga membantu melembutkan kulit bayi.

itulah beberapa manfaat madu bagi bayi baru lahir. Pada dasarnya, pemberian madu secara oral kepada bayi baru lahir sangatlah tidak dianjurkan, karena kandungan zat-zat dalam madu yang snagat kuat dirasa belum bisa dicerna oleh pencernaan bayi baru lahir yang sangat sensitif dan hanya masih boleh diberikan ASI saja tanpa tambahan apapun.