October 23, 2020

Ciri-Ciri Bayi  Lahir Prematur

Perlu diketahui apa itu bayi  prematur. Bayi prematur ialah bayi yang lahir sebelum waktunya( lahir lebih awal ) , pada umumnya bayi lahir pada usia kandungan 9 bulan atau 36 minggu, sedangkan Yang disebut bayi  prematur yaitu bayi yang lahir sebelum usia kandungan sang ibu 9 bulan. Dan hal ini sering terjandi pada usia kandungan  7-8 bulanan .

Pada bulan akhir kehamilan seorang ibu yang sedang hamil harus lebih intensif dalam merawat buah hati, karena pada bulan akhir kelahiran adalah pembentukan tahap akhir pada organ vital, seperti otak dan paru-paru. Maka kandungan harus lebih di perhatikan untuk menghindari bayi lahir prematur, alangkah baiuknya bila ibu mengetahi ciri-ciri bayi lahir premature, sebab bayi yang lahir prematur sangat beresiko mengalami ganguan kesehatan.

Ada 5 ciri-ciri bayi yang lahir prematur yaitu sebagai berikut;

  1. Kontraksi Dini

Kontraksi dini disebabkan adanya peregangan ligament di dala rahim dapat menyebabkan kontraksi. Jika kontraksi ini terjadi dan dibarengi dengan bercak, pendarahan, sakit perut dan kram. Jangan anggap sepele segeralagh periksakan ke dokter.

  1. Kram dan nyeri berlebihan

Kram pada saat mengandung, juga bisa menyebabkan lahir prematur. Kram pada saat mengandung sama dengan kram saat perempuan menstruasi kram yang dirasakan terjadi selang waktu yang tidak lama.

Bila kram yang dirasa sudah tidak sewajarnya segera priksakan kandungan ibunda, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Sakit punggung

Sakit punggung yang sudah tidak sewajarnya juga bisa menjadi ciri-ciri bayi lahir premature. Sakit yang dirasa oleh seperti ada tekanan dari kandungan yang mau keluar dan rasa sakit ini bisa hilang, timbul, menetap, dan tekanan di pinggul.

 

 

  1. Keluarnya cairan atau flek

Keluarnya cairan dari vagina juga  menjadi ciri-ciri bayi lahir premate. Carian yang keluar dari vagina merupakan air ketuban yang memang pecah sebelum waktu persalinan

 

Semakin awal air ketuban keluar semakin bahaya, jadi untuk menghidari  terjadinya komplikasi yang serius terhadap ibuunda dan si janin maka segeralah priksakan ke dokter.