September 25, 2020

Tips Agar Lemari Pakaian Awet

Lemari rusak menyebabkan pakaian dan barang barang yang disimpan didalamnya bisa saja menjadi rusak pula. Apalagi jika sudah ditembus serangga atau binatang seperti tikus. Tapi, Bagaimana tips agar lemari pakaian awet? Simak selengkapnya artikel ini untuk mengetahui tips agar lemari pakaian awet sehingga pakaian dan barang didalam lemari aman.

Lemari adalah perabot wajib di dalam rumah.Umumnya lemari dibuat dari bahan bahan seperti plastik, bahan kaca dan bahan kayu. Tiap bahan punya kelebihan dan kekurangan masing masing. Lemari juga bisa dibuat berbagai model, bentuk, warna, sesuai keinginan dan bujet pemakai.

Mulanya, lemari lebih difungsikan untuk simpan barang barang berharga seperti perhiasan, aksesoris maupun digunakan untuk simpan pakaian. Namun Seiring waktu fungsi lemari mengalami perkembangan.

Sekarang ini, lemari juga digunakan untuk simpan pakaian dan barang barang. Pakaian ditata sedemikian rapi di dalam lemari. Selain rapi, pakaian disimpan dilemari juga mudah diambil. Pakaian yang disimpan dilemari lebih aman dari kotoran sehingga lebih bersih.

Agar pakaian tetap dalam kondisi terjaga di dalam lemari, lemari pun harus terawat, tidak rusak. Lemari rusak akan menyebabkan pakaian yang disimpan didalamnya juga tidak bagus. Lemari rusak membuat binatang seperti tikus mudah masuk, mengoyak pakaian. Rayap pun mudah membuat keropos lemari dan pakaian. Sehingga perlu tips agar lemari pakaian lebih awet, simak tipsnya dibawah ini.

1. Agar lemari pakaian, perhatikan Pemilihan bahan

Pixabay.com

Tips pertama agar lemari pakaian awet, perhatikan pemilihan bahan nya. Bahan lemari sangat menentukan tingkat keawetan lemari. Makin bagus dan kuat bahan, lemari pun semakin awet. Bahan bahan lemari biasanya berupa kayu, kaca, maupun plastik. Bahan bahan ini punya kekurangan dan kelebihan masing masing.

Memilih bahan juga tergantung selera dan bujet pemakai. Bahan kaca misalnya, tampak lebih bersih tapi rentan pecah. Sedangkan bahan plastik lebih awet tahan rayap dan air, tapi bau plastik cukup menyengat. Sementara bahan lemari kayu menjadi pilihan yang cukup disukai masyarakat tanah air. Lalu, kayu apa yang awet untuk bahan lemari pakaian? Anda bisa pertimbangkan kayu jati dan kayu mahoni.

kayu jati memang dikenal sebagai kayu yang punya serat bagus dan sangat awet. Selain jati, ada juga kayu mahoni yang cocok untuk buat lemari pakaian beragam model seperti minimalist hingga lemari model ukir. Kayu mahoni lebih pas dijadikan lemari untuk warna putih.

2. perhatikan Peletakan posisi lemari untuk jaga keawetanya

Tips kedua agar lemari pakaian awet, perhatikan juga dalam meletakan posisi lemari. Agar lemari pakaian lebih awet, jangan taruh menempel di tembok ruangan san taruh disuduf ruang terkena sinar matahari. Beri alas dari kertas atau kain di bagian kaki lemari. Jangan sampai lemari terkena jamur, caranya usahakan lemari selalu kering.

Perlu juga perhatikan peletakanya agar serasi dengan ruangan anda atau peletakanya dengan pertimbangkan fungsionalitasnya. Anda bisa coba tempatkan lemari pakaian di sudut kamar, tambah sedikit dekorasi dinding untuk ciptakan suasana nyaman di ruangan.

3. Agar lemari pakaian awet, Lapisi dengan cairan pelapis

Agar lemari pakaian awet, bisa dilakukan dengan melapisi dengan cairan khusus.  Agar lemari pakaian awet, anda bisa gunakan lapisan cair pelapis. Lapisan ini menyesuaikan dengan bahan lemari. Lemari berbahan kayu, biasanya dilapisi finishing khusus pada bagian luar. Seperti plitur.

Lapisan semacam ini untuk lindungi kayu agar tak tertembus air juga tak lembab. Lapisan warna juga mesti diperhatikan, jangan sampai berlebihan sehingga lemari tak timbulkan bau plitur. Untuk lemari berbahan kaca dan plastik, tak leu dilapisi cairan sebab bahanya lebih awet. Kadang kadang ada juga lemari dilapisi cat. Biasanya cat minyak atau cat kayu.

4. perhatikan juga Pemilihan ukuran lemari karena mempengaruhi keawetanya.

Pixabay.com

Agar lemari pakaian awet, perhatikan juga pemilihan ukuranya. Sesuaikan dengan luas ruangan. Banyak yang suka lemari besar karena bisa simpan lebih banyak pakaian dan barang. Tapi kadang ukuran lemari tak sesuai dengan ruangan. Lemari besar sebaiknya diletakan di ruangan cukup lega sehingga tak berhimpitan dengan dinding penyebab lemari keropos. Ukuran lemari ideal biasanya tak lebih dari 1/3 luas ruangan.

5. Gunakan kapur barus untuk usir hewan agar lemari pakaian awet

Meski sudah dilapisi cat dan plitur, kandang tikus atau rayap.masih bisa tembus bahan lemari. Dengan kapur barus bisa usir binatang dan serangga. Bau kapur barus tak disukai. Sehingga tikus dan serangga menjauh dari lemari. Kapur barus juga hasilkan bau yang bisa cegah apek di pakaian. Dalam menggunakan kapur barus sebaiknya disesuaikan saja. Jangan terlalu banyak sebab bisa timbulkan noda putih di pakaian.

Nah itulah tadi tips agar lemari pakaian awet. Untuk menjaga keawetan, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan. Mulai dari memilih bahan berkualitas, menyesuaikan ukuran, peletakan posisi, hingga menggunakan cairan khusus untuk lapisi permukaan lemari. Dengan melakukan cara cara ini, lemari pakaian anda akan lebih awet sehingga barang barang dan pakaian yang disimpan didalamnya juga terjaga kondisi dan kualitasnya. Semoga bermanfaat.