September 23, 2020

Beberapa Penyebab Terjadinya Ban Pecah di Jalan

 

Saat kendaraan melaju di jalan raya, ban pecah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Bahkan sudah cukup banyak kecelakaan akibat ban yang pecah saat dikendarai mespikun pada saat kecepatan rendah sekalipun. Oleh karena itu, penyebab ban mobil pecah harus diketahui oleh setiap pemilik mobil. Disini writingforums.com akan memberitahu penyebab ban pecah.

Dengan mengetahui penyebabnya, maka Anda bisa mencegah kemungkinan pecah ban di jalan. Selain itu, cara mengatasi ban mobil pecah juga bisa mudah dilakukan apabila Anda tahu penyebabnya. Di bawah ini adalah bebrapa hal penyebab ban mobil pecah secara tiba-tiba

  • Penggunaan jenis ban yang tidak sesuai

Dalam keadaan standar, jenis ban terbaik adalah jenis ban yang direkomendasikan pabrik untuk mobil tersebut. Namun, jenis ban yang digunakan juga harus disesuaikan dengan medan jalan yang dilalui sehari-hari. Contohnya, Anda mengambil mobil berjenis city car. Mobil city car tersebut memiliki ban berukuran kecil.

Tentu ban jenis tersebut tak sesuai bila Anda sering melalui jalanan yang penuh lubang dan bergelombang. Apalagi ban yang Anda gunakan berkualitas buruk. Karena itu, Anda konsultasikan lebih dulu dengan ahlinya saat Anda akan melakukan penggantian ban.

 

  • Ukuran pelek dan ban yang tidak sesuai

Ban yang tidak sesuai ukuran pelek juga dapat menjdai pemicu terjadinya ban pecah. Ukuran pelek yang tidak sesuai dan dipaksakan menyebabkan beban yang disangga dinding ban terlalu berat. Akibatnya ban seolah ditarik sehingga mudah retak atau benjol. Beberapa akibat itu sangat rentan menjadikan ban pecah di tengah perjalanan.

 

Oleh karena itu, gunakan ban dan pelek dengan ukuran yang sesuai. Selain itu, sesuaikanlah dengan kemampuan atau tenaga dari mobil.

 

  • Tekanan angin ban berkurang

Anggapan bahwa ban mobil akan meledak ketika tekanan anginnya belebihan, itu hanyalah mitos belaka. Sebab saat tekanan angin ban mobil yang berlebihan membuat dinding ban akan berada pada posisi tegang. Meski akan ada penambahan tekanan hingga 10 psi. Tekanan tersebut tidak membuat ban menjadi pecah.

 

Namun, bila ban kekurangan tekanan angin justru menjadi penyebab utama ban pecah ketika melahu di jalan bebas hambatan. Hal tersebut dikarenakan pergerakan dinding ban yang begitu sering. Sehingga membuat kawat baja menjadi putus saat ban kekurangan tekanan angin dan ban menjadi pecah.

 

  • Tekanan ban yang tak akurat

Tekanan ban adalah salah satu hal terpenting saat melakukan perawatan kendaraan. Tekanan ban harus persis pada semua roda agar pengereman maksimal. Demikan juga jika dikaitkan dengan efisiensi konsumsi bahan bakar. Informasi mengenai tekanan ban biasanya terletak di sisi pintu pengemudi.

 

  • Terlalu sering melewati jalanan yang berlubang

Salah satu penyebab ban mobil pecah menurut wiringforums.com yaitu terlalu sering melewati jalan yang berlubang. Hal ini dikarenakan benturan keras yang dialami ban akan menyebabkan kawat baja menjadi putus.

 

  • Beban yang dibawa terlalu berat

Semakin banyak dan semakin berat yang diangkut oleh mobil Anda, maka semakin besar juga tekanan yang ditekankan kepada ban. Tekanan ini akan terus memaksa ban untuk bekerja keras melampaui batas ketahanannya. Hal tersebut membuat ban pecah seketika. Oleh karena itu jangan mengangkut beban melebihi batas kemampuan mobil Anda.

 

  • Membiarkan tambalan sementara

Tambalan mobil yang dibiarkan bergesekan dengan permukaan jalan setiap hari akan rawan bocor kembali. Pada sat itulah udara di dalam ban akan berkurang. Pada saat tekanan angina berkurang, gesekan antara ban dengan permukaan jalan semakin keras. Pada satu sisi ban tidak lahi bisa mengimbangi tekanan beban yang diangkut sehinggan ban pecah sangat besar.

  • Jarang memberihkan sela-sela ukiran ban

Ban yang tidak bersih seperti di sela-sela ukirannya banyak menancap kerikil tajam. hal tersebut sangat berpotensi mengundang bahaya. Sebeb. Batu kerikil yang tajam itu sangat mungkin menusuk ban dan menimbulkan luka di permukaan ban. Padahal, di dalam dinding ban terdapat banyak sekali rajutan kawat yang berfugsi sebagai pelindung ban.

 

Selain itu rajutan kawat tersebut juga sebagai pembentuk konsruksi ban. Pada saat hujan dan saat mobil melibas genangan air di jalanan, air akan masuk ke celah luka dan membasahi rajutan kawat ban. Rajutan kawat yang basah rawan berkarat dan getas. Hal tersebut membuat ban terkoyak atau robek dan berpotensi menimbulkan untuk pecah.

 

  • Ban mobil kadaluwarsa

Sebelum membeli ban, pastikan ban tersebut tidak kadaluwarsa. Caranya bila Anda tidak paham dengan tanggal dan tahun pembuatan tanyakan pada ahli, bagaimana cara membaca kode tahun pembuatan. Anda juga dapat meminta jaminan ke toko yang menjual ban bahwa ban tersebut tidak kadaluwarsa. Ban yang telah lama disimpan, meski belum pernah dipakai. Selain itu, suhu yang tidak menentu akan menyebabkan kering dan getas.

 

Dinding kerat getas dan rajutan dan rajutan kawat pun demikian. Kondisi ban yang seperti itu sangat rentan pecah bila digunakan.