August 12, 2020

Semangka untuk Ibu Hamil

Ibu hamil harus selalu memperhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi karena apa yang dikonsumsi ibu hamil akan mempengaruhi perkembangan janin. Buah adalah salah satu bahan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung berbagai vitamin, mineral serta antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh ibu dan janinnya.

Khasiat Semangka untuk Bumil

Buah yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil salah satunya adalah semangka karena semangka memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Selain itu, semangka untuk ibu hamil juga dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil. Berikut ini manfaat yang bisa didapatkan oleh ibu hamil yang mengonsumsi semangka.

  1. Mencegah anemia

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak nutrisi karena harus memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri dan janinnya. Salah satu zat yang harus banyak dikonsumsi oleh ibu hamil adalah zat besi yang sangat berpengaruh dalam ketersediaan darah dalam tubuh.

Zat besi yang kurang di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya anemia atau kurang darah. Anemia pada ibu hamil dapat dicegah dengan cara mengonsumsi semangka yang mengandung zat besi.

  1. Menghilangkan rasa mual

Mengalami mual adalah hal yang wajar menimpa ibu hamil pada trimester pertama kehamilan. Rasa mual ini bisa jadi sangat mengganggu sehingga akan lebih baik jika dapat dihilangkan. Rasa mual pada ibu hamil dapat dihilangkan dengan cara mengonsumsi semangka baik dalam bentuk jus maupun es krim.

  1. Meredakan heartburn

Ibu hamil dapat mengalami rasa panas di dada yang diakibatkan oleh naiknya asam lambung. Kondisi ini dikenal dengan nama heartburndan dapat diredakan salah satunya dengan mengonsumsi buah semangka yang dikenal memiliki banyak kandungan air. Kandungan air pada semangka juga dapat mencegah kram otot dan dehidrasi.

Semangka untuk ibu hamil memang dapat memberikan manfaat positif. Namun, konsumsi semangka pada ibu hamil tidak boleh berlebihan karena semangka mengandung gula yang tinggi. Kandungan gula yang tinggi tersebut dapat menyebabkan diabetes gestasional, yaitu tipe diabetes yang terjadi pada ibu hamil.